Kenali apa saja yang bisa menyebabkan kerontokan rambut pada remaja 

Tentang rambut

Rambut rontok bisa menyebabkan kebotakan. Ini tidak hanya menyerang orang dewasa saja, remaja pun bisa mengalami kerontokan rambut. Kerontokan yang sampai-sampai membuat rambut habis mungkin merupakan pertanda ada sesuatu yang salah.

Rambut rontok selama masa remaja bisa jadi pertanda adanya penyakit atau cara makan serta gaya hidup yang tidak benar. Tidak hanya itu, beberapa obat-obatan atau perawatan medis seperti kemoterapi juga mempengaruhinya. Kehilangan rambut tentu bisa membuat siapapun stress. Sebagian remaja mengalaminya dalam waktu yang singkat dan sifatnya yang sementara, namun efeknya biasanya rambut kembali rontok bahkan setelah masalah  penyebabnya diperbaiki.

Apa saja komponen penyusun rambut?

Sebelum mengetahui penyebab rambut rontok, kita perlu mengenal apa saja komponen penyusun rambut. Jadi, rambut terbuat dari keratin yang merupakan salah satu jenis protein. Satu helai rambut memiliki batang rambut, akar di bawah kulit, dan folikel dimana folikel inilah yang merupakan tempat akar rambut tumbuh. Selanjutnya ada bola rambut yang terletak di ujung bawah folikel dimana fungsi utamanya adalah memproduksi pigmen warna rambut atau melanin.

Sebenarnya rambut rontok merupakan keadaan yang wajar karena berdasarkan penelitian orang akan kehilangan 50 sampai 100 helai rambut dalam  sehari. Rambut yang rontok ini kemudian diganti dan mereka tumbuh kembali di folikel yang sama di kepala. Apabila mengalami kerontokan rambut dalam batas wajar yaitu 50 hingga 100 helai sehari tidak perlu khawatir karena itu kondisi normal. Namun, apabila rambut yang rontok lebih dari itu maka ada kemungkinan kelainan suatu penyakit atau penyebab lainnya.

Apa saja yang menyebabkan rambut rontok?

Kerontokan rambut pada remaja terjadi karena beberapa penyebab diantaranya

1. Obat

Ada beberapa obat resep dokter yang memiliki efek samping berupa rambut rontok. Contohnya obat kemoterapi untuk kanker dimana ini merupakan obat yang paling dikenal sebagai penyebab kerontokan rambut dengan cepat. Rambut rontok bisa juga disebabkan oleh beberapa obat yang digunakan untuk mengobati gangguan bipolar dan ADHD. Obat untuk mengatasi jerawat juga terkadang berefek pada kerontokan rambut. Selain itu, pil diet yang mengandung amfetamin juga menjadi penyebab rambut rontok.

2. Penyakit alopecia areata

Penyakit alopecia areata merupakan penyakit kulit yang menyebabkan kerontokan rambut di kulit kepala dan rambut di bagian tubuh lainnya. Perlu diketahui bahwa penyakit ini merupakan kelainan autoimun dimana folikel rambut dirusak oleh sistem kekebalan tubuh itu sendiri.

Tanda adanya penyakit ini adalah muncul satu atau lebih bercak botak bulat kecil di kulit kepala dan lama kelamaan akan menjadi lebih besar. Bahkan orang yang mengalami penyakit ini semua rambutnya akan hilang, namun ini terbilang kasus yang jarang. Rambut biasanya tumbuh kembali dalam satu tahun namun penderita alopecia areata akan kembali kehilangan rambutnya.

3. Perawatan dan penataan rambut yang salah

Perawatan yang salah contohnya adalah perawatan rambut dengan bahan kimia seperti menggunakan produk pewarna rambut, pelurusan, pengeriting, dan pemutih rambut. Penggunaan produk ini dapat membuat rambut rusak, patah, dan rontok sementara. Penataan rambut dengan pengering atau alat panas lainnya juga menyebabkan rambut rontok.

4. Nutrisi buruk

Nutrisi dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perawatan rambut yang sehat. Tidak mengonsumsi makanan yang sehat dapat menyebabkan rambut rontok. Oleh karena itu penuhilah asupan nutrisi yang dibutuhkan rambut serta konsumsilah makanan yang berkontribusi terhadap kesehatan rambut. Orang yang mengalami gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia akan mengalami kehilangan rambut. Kondisi tubuh yang tidak mendapatkan cukup protein, vitamin, dan mineral juga mempengaruhi kerontokan rambut. Remaja vegetarian yang tidak mengonsumsi cukup protein dari sumber non daging juga rentan begitupun atlet yang diet protein. Mereka rentan mengalami kerontokan rambut bahkan kebotakan.